Minggu, 13 Desember 2015

http://rositachemistry10.blogspot.co.id/2012/03/percobaan-lilin.html

PERCOBAAN LILIN


PERCOBAAN LILIN
A.  PENDAHULUAN
Percobaan ini dilakukan untuk mengetahui proses apa saja yang terjadi ketika lillin di bakar, reaksi yang terjadi dan perubahan apa saja yang terjadi serta hukum apa yang berlaku dalam percobaan ini.
1.  DEFINISI LILIN
Lilin adalah sumber penerangan yang terdiri dari sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Sebelum abad ke-19, bahan bakar yang digunakan biasanya adalah lemak sapi . Sekarang yang biasanya digunakan adalah parafin.
          Kita ketahui lilin merupakan sumber penerangan yang terdiri dari sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Namun, tahukah kita apa yang terkandung pada lilin tersebut,serta proses apa yang menyertainya hingga bagaimana reaksinya dan apakah ada reaksi kimia yang menyertai reaksi tersebut. Sedangkan diketahui parafin adalah nama umum untuk hidrokarbon alkana dengan formula CnH2n+2. Molekul parafin paling simpel adalah metana, CH4, sebuah gas dalam temperatur ruangan. Anggota sejenis ini yang lebih berat, seperti oktan C8H18.
Untuk dapat terbakar paraffin membutuhkan temperatur tertentu dan sumbu.sehingga lilin merupakan sesuatu yang khas saat bereaksi,karena dari reaksi tersebut dapat dipahami sifat-sifat lilin dan yang mendasari kemampuan lilin membakar.
2.  PERISTIWA KETIKA DIBAKAR
Ketika terjadi proses pembakaran, lilin mengalami reaksi kimia yaitu:
Lilin (C8H18)  +   25/2 O2        8 CO2    +   9H2O
Sedangkan setelah dibakar lilin mengalami  reaksi fisika yaitu perubahan bentuk fisik dari lilin.
3.  TUJUAN PERCOBAAN
1.   Membuktikan hukum kekekalan massa pada suatu reaksi kimia
2.  Mengetahui reaksi-reaksi yang terjadi baik saat lilin dibakar maupun setelahnya
B.  PROSEDUR PERCOBAAN
1.  ALAT DAN BAHAN
                        1.1      ALAT
No.
Nama alat
Banyaknya
1
Korek api
1 buah
2
Penggaris
1 buah
3
Pulpen
1 buah
4
Buku
1 buah
5
Neraca/ timbangan
1 buah
6
stopwatch
1 buah
                        2.1      BAHAN
No.
Nama bahan
Banyaknya
1
Lilin
1 buah
2.  PROSEDUR PERCOBAAN
Dalam melakukan pengamatan,adapun langkah-langkah yang dilakukan ialah:
1.   Mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam pengamatan.
2.  Mengukur panjang lilin dan panjang sumbu lilin yang akan digunakan dalam pengamatan, kemudian mencatat hasil pengukuran dalam lembar kerja
3.  Mengamati warna lilin yang digunakan dalam pengamatan.
4.  Mulai membakar lilin, kemudian mengamati proses-proses yang menyertai pembakaran lilin.
5.  Setelah api lilin telah padam, mengamati perubahan- perubahan apa saja yang terjadi pada lilin tersebut kemudian mencatat hasil pengukuran dalam lembar kerja pengamatan.
6.  Mengamati perubahan warna yang terjadi pada lilin setelah dibakar.
7.  Mengamati dan mencatat semua hasil pengamatan dalam lembar kerja pengamatan
C.  HASIL PENGAMATAN
Fase
Kualitas/  Indera
Kuantitatif/ Alat Ukur
Sebelum Dibakar
1. Panjang sumbu/mata
1,5 cm/penggaris
2. Panjang lilin/mata
16,7 cm/penggaris
3. Warna lilin/mata
Putih
4. Bentuk lilin/mata
Silinder dengan ujung kerucut
5. Warna sumbu/mata
Putih
6. massa lilin/ mata
40.4 gram/neraca elektronik
Saat Dibakar
1. Warna api/mata
Bagian atas orange dan bagian bawahnya biru
2. Panjang sumbu/mata
-
3. Warna lilin/mata
Putih
4. Bentuk lilin/mata
a. 10.11.45
bagian kerucut lilin  mulai berkurang
b. 20.11.28
bagian kerucut lilin habis terbakar
c. 30.11.24
lilin terus berkurang namun belum ada lelehannya
d. 40.11.50
lilin terus berkurang namun belum ada lelehannya
e. 50.11.53
lilin mulai ada lelehannya
f. 1.00.11.41
lilin semakin berkurang dan ada tambahan lelehannya
Sesudah Dibakar
1. Panjang sumbu/mata
2,2 cm/penggaris
2.Panjang lilin/mata
11,3 cm/penggaris
3. Warna lilin/mata
Putih
4. Bentuk lilin/mata
Masih berbentuk silinder tapi ujung kerucut berubah menjadi lelehan lilin yang menempel di bagian batang yang silinder dan mengeras
5. Warna sumbu/mata
Hitam
6. massa lilin
29,8 gram/neraca elektronik
D.        PEMBAHASAN
Pada saat lilin belum dinyalakan keadaan fisik lilin yang diamati adalah panjang sumbu, panjang lilin, warna lilin, bentuk lilin dan warna sumbu. Sedangkan saat dibakar bagian yang diamati adalah warna api, panjang lilin, warna lilin dan bentuk lilin. Setelah dibakar bagian yang diamati adalah panjang sumbu, panjang lilin, warna lilin dan bentuk lilin serta warna sumbu.
Dari proses pembakaran lilin ini, dapat dilihat adanya perubahan fase lilin itu, yang mula- mula merupakan fase padat (solid) menjadi fase gas cair. Yang mana dalam proses pelelehan tersebut,lilin memerlukan kondisi suhu tertentu. 
Ketika sumbu lilin dinyalakan maka bagian lilin yang berbentuk kerucut dan silinder sedikit demi sedikit akan mencair. Selama berlangsungnya pembakaran, besarnya tingkat pelelehan tergantung pada keadaan lingkungan di sekitar sistem dan unsur yang membentuk lilin.
Setelah dibakar selama . 1.00.11.41 ukuran panjang lilin berubah dari 16,7 cm menjadi 11,3 cm dan panjang sumbu bertambah dari 1,5 cm menjadi 2,2 cm. warna sumbu lilin berubah dari putih menjadi hitam akibat pembakaran. Sedangkan bentuk lilin hanya berubah bentuk dibagian atasnya, yaitu ujung kerucut yang berada dibagian atasnya hilang setelah mengalami pembakaran selama 1.00.11.41
Ketika terjadi proses pembakaran, lilin mengalami reaksi kimia yaitu:
Lilin (C8H18)  +   25/2 O2        8 CO2    +   9H2O
Sedangkan setelah dibakar lilin mengalami  reaksi fisika yaitu perubahan bentuk fisik dari lilin.
E.  KESIMPULAN
1.   Setelah dibakar selama 1.00.11.41, panjang lilin berkurang yaitu dari 16,7 cm menjadi 11,3 cm
2.  Warna sumbu lilin berubah dari putih menjadi hitam setelah dibakar
3.  Bagian atas lilin yang kerucut, berubah menjadi lelehan lilin yang kemudian mengeras di bagian silinder lilin


Rabu, 20 Agustus 2014

FUNGSI tool COREL DRAW

Fungsi Menu Bar, Toolbox, dan Flyout pada CorelDraw 11





A.     Menu Bar
1.      File,terdiri atas submenu seperti pada gambar sebagai berikut:
a.      New: Berfungsi untuk membuka lembar kerja baru dengan ukuran lembar kerja standar.
b.      New From Template: membuat lembar kerja baru dari template yang sudah tersedia.
c.      Open: Berfungsi untuk membuka file Corel Draw yang telah disimpan.
d.      Close: Menutup lembar kerja.
e.      Save: Menyimpan lembar kerja.
f.        Save as: Menyimpan data dengan nama baru.
g.      Ravert:
h.      Import: mengambil gambar dari file.
i.        Export: Mengirim lembar kerja ke file lain
j.        Send to: Mengirim lembar kerja ke dekstop, mail, my document
k.      Print : Mencetak lembar kerja
l.        Print Preview : Melihat lembar kerja yang akan dicetak
m.   Print Set Up : Mengatur lembar kerja yang akan dicetak
n.     Prepare for service:
o.      Publish to the web : Menjadikan file websss
p.      Publish to PDF: Menjadikan file PDF
q.      Document Info: Informasi lembar kerja
r.       Recent File : Membuka file yang telah dibuka
s.       Exit: Keluar dari program
2.      Edit, terdiri atas submenu seperti pada gambar sebagai berikut:
a.      Undo: Kembali ke kondisi sebelumnya
b.      Redo: Menuju ke kondisi berikutnya
c.      Cut: Memotong objek atau teks
d.      Copy: Menyalin objek atau teks
e.      Paste: Meletakan hasil copy atau cut
f.        Repeat: Mengulangi perintah yang sebelumnya dilakukan
g.      Delete: mengahapus Object
h.      Symbol: Menyisipkan symbol
i.        Duplicate: Menduplikasi object
j.        Insert Barcode: Menyisipkan Barcode pada lembar kerja
k.      Insert New Object: Menyisipkan Object baru
l.        Properties: Menampilkan keterangan dari objek
3.      View, terdri atas submenu seperti pada gambar berikut:
a.      Simple Wireframe: menampilkan suatu garis atau tulisan tanpa disertai warna
b.      Wireframe: Menampilkan lembar kerja dengan tidak berwarna ( Hitam-Putih)
c.      Draft: menampilkan lembar kerja dengan warna yang kasar
d.      Normal: menampilkan lembar kerja secara normal seperti sediakala
e.      Enhanced: Menampilkan lembar kerja  dengan warna yang halus
f.        Full Screen Preview: Menampilkan lembar kerja pada layar monitor secara penuh
g.      Page Sorter View: Menampilkan lembar kerja yang telah dipilih , pada layar monitor
h.      Grid: Menampilkan grid (kotak-kotak) pada lembar kerja
i.        Guidelines: Menampilkan Garis bantu
j.        Show: Sub menu yang memiliki pilihan pilihan menu , yang menampilkan Page Border , bleed , print area , dll
k.      Rule : Menampilkan penggaris
l.        Snap to grind





4.      Layout, terdiri atas submenu seperti pada gambar sebagai berikut:
a.      Insert Page : Menambahkan halaman lembar kerja
b.      Delete Page : Menghapus halaman lembar kerja
c.      Rename Page : Menganti nama halaman lembar kerja
d.      Go to page : Loncat ke halaman yang di inginkan
e.      Page Setup : Mengatur halaman lembar kerja
f.        Page Background : Mengatur layar lembar kerja
5.      Arrange, terdiri atas submenu seperti pada gambar sebagai berikut:
a.      Group : Menjadikan satu , semua Objek yang dipilih
b.      Ungroup : Memisahkan kumpulan Objek
c.      Ungroup All : Memisahkan Kumpulan-kumpulan objek (semua)
d.      Lock Object : Mengunci Objek agar tidak dapat dipindahkan
e.      Unlock Object : Membuka Kunci objek
f.        Unlock All Object : Menbuka semua kunci objek
6.      Effects, terdiri atas submenu seperti pada gambar sebagai berikut:
a.      Artistic Media :  Memberi efek objek Artistic Media
b.      Blend : Memberi efek objek blend
c.      Contour : Memberi efek objek contour
d.      Envelope : Memberi efek objek envelope
e.      Extrude : Memberi efek objek extrude
7.      Bitmaps, terdiri atas submenu seperti pada gambar sebagai berikut:
a.      Format text : Memformat teks
b.      Insert Character : Memasukkan character teks berbeda (symbol)
c.      Edit text : Mengedit teks
d.      Text Statistic : Memperlihatkan Statistik jumlah teks
e.      Fit Text to Frame : Mengatur besar teks sesuai dengan bingkai
8.      Text, terdiri atas submenu seperti pada gambar disamping:
a.      Option: menampilkan pilihan-pilihan
b.      Customization: menampilkan tools
c.      Color Management: menampilkan format warna
d.      Set Setting As- Default: menyimpan setting
e.      Object Manager: menampilkan objek manajer
f.        Object Data Manager: menampilkan data manajer
g.      View Manager: menampilkan zoom manajer
h.      Link Manager: menampilkan link
i.        Undo Docker: membatalkan perintah docker
j.        Internet Bookmark Manager: menampilkan book
k.      Color Styles: menampilkan format pewarnaan
l.        Palette Editor: menampilkan palette
m.   Graphic and Text Styles: menampilkan grafik
n.     Scrapbook: menampilkan dari halaman internet
9.      Tool, terdiri dari submenu seperti pada gambar disamping:
a.      New Window: membuka area kerja baru
b.      Cascade: penampilan cascading
c.      Title Horizontally: menampilkan tile horizontal
d.      Title Vertically: menampilkan tile secara vertikal
e.      Arrange Icons: menampilkan semua ikon
f.        Color Palettes: menampilkan palette
g.      Dockers: menampilkan docker
h.      Toolbars: menampilkan toolbar
i.        Close: menutup
j.        Close All: menutup semua file yang dibuka
k.      Refresh Window: memperbaharui tampilan
10. Window, terdiri atas submenu seperti pada gambar berikut:
a.      New Window: membuka pane yg baru.
b.      Cascade: penampilan cascading.
c.      Tile Horizontally: menampilkan tile horizontal.
d.      Tile Vertically: menampilkan tile vertikal.
e.      Arrange Icons: menampilkan semua ikon.
f.        Color Palettes: menampilkan palette.
g.      Dockers: menampilkan docker.
h.      Toolbars: menampilkan toolbar.
i.        Close: menutup.
j.        Close All: menutup semua.
k.      Refresh Window: memperbaharui tampilan
11. Help, terdiri atas submenu seperti pada gambar berikut:
a.      Help Topics: meminta bantuan per topik.
b.      Corel TUTOR: meminta bantuan secara tutorial.
c.      What’s New: meminta informasi fasilitas terbaru.
d.      Technical Support: mengetahui teknik operasi.
e.      Corel on the Web: meminta informasi Corel di Internet.
f.        About CorelDraw: meminta informasi Corel yg digunakan.

B.     Tool Box dan Flyout

Pada setiap Toolbox terdapat tanda segiempat berlipat berwarna hitam ( ditunjukkan tanda panah
diatas ) yg menandakan ada tool lain yg tersembunyi. Tool yg tersembunyi ini dikenal sebagai “
Flyout”.

1.      Pick Tool berfungsi untuk memilih objek dan mengatur objek.
2.      Flyout Shape Tool berfungsi untuk memodifikasi objek yang telah dibuat.
a.      Shape : Mengubah bentuk garis, objek.
b.      Knife : Memotong objek.
c.      Eraser : Menghapus objek.
d.      Smudge Brush : Menghaluskan garis.
e.      Roughen Brush : Membuat garis kasar.
f.        Free Transform : Memutar objek dengan bebas.
3.      Flyout Zoom berfungsi untuk mengadakan perubahan tampilan gambar dilayar..
a.      Zoom : Memperbesar/memperkecil tampilan.
b.      Hand : Menggerakkan objek dengan mendorong.
4.      Flyout Freehand
a.      Freehand : Menggambar garis bebas.
b.      Bezier : Membuat garis dengan titik-titik hubung.
c.      Artistic Media : Membuat garis artistik.
d.      Pen : Membuat garis lengkung, kurva dengan hubungan titik-titik.
e.      Polyline : Menggambar objek pola tertentu.
f.        3 Point Curve : Menggambar kurva.
g.      Interactive Connector : Menggambar garis hubung.
h.      Dimension : Membuat garis keterangan lengkap dengan keterangan panjang garis.
5.      Flyout Rectangle digunakan untuk membuat gambar berupa kotak.
a.      Rectangle :Menggambar persegi panjang.
b.      3 Point Rectangle : Menggambar persegi panjang dengan 3 titik.
6.      Flyout Ellipse digunakan untuk membuat gambar berupa lingkaran/elips.
a.      Ellipse :Menggambar elips / lingkaran.
b.      3 Point Ellipse : Menggambar elips/lingkaran dengan 3 titik.
7.      Flyout Polygon digunakan untuk membuat gambar yg berulang.
a.      Polygon :Membuat polygon/segi banyak.
b.      Graph : Membuat grafik atau tabel.
c.      Spiral : Membuat objek spiral.
8.      Flyout Basic Shapes
a.      Basic Shapes :Menggambar flowchart, ukuran dan bentuk dapat diubah.
b.      Arrow Shapes : Panah hubung flowchart.
c.      Flowchart Shape: Menggambar flowchart dengan bentuk standart.
d.      Star Shapes : menggambar bintang.
e.      Callout Shapes : Membuat callout atau balon kata.
9.      Text Tool digunakan untuk menulis atau mengetik huruf.
a.      Blend : Membaurkan 2 buah objek.
b.      Countour: Membuat kontur.
10. Flyout Interactive digunakan untuk interaksi objek, seperti membuat bayangan,pembauran objek dan transparan.
a.      Distortion : Membuat distorsi.
b.      Envelope : Membuat objek envelope / dapat dilipat.
c.      Extrude : Memberi efek 3 dimensi.
d.      Shadow : Memberi bayangan.
e.      Transparency : Membuat transparansi.
11. Flyout Eyedropper untuk mengambil komposisi warna pada drawing windows.
a.      Eyedropper : Memberi komposisi warna pada objek.
b.      Paintbucket : Memberi warna objek dari Eyedropper.
12. Flyout Fill tool ini digunakan untuk memberi warna,efek,dan garis.
a.      Fill Color : Memberi warna objek.
13. Flyout Outline
a.      Outline Pen : Mengatur jenis pena.
b.      Outline Color : Mengatur jenis Outline.
c.      No Outline : Meniadakan garis.
d.      Hairline: Memberi warna objek dari Eyedropper.
e.      Number Line : Memberi komposisi warna pada objek.
f.        Color Docker : Memberi warna objek dari Eyedropper.